, , , , , ,

Data Peserta BPJS Kesehatan Diduga Bocor, Polisi Langsung Bertindak

oleh -131 views
BPJS Kesehatan
Data peserta BPJS Kesehatan di duga bocor.pluginongkoskirim.com

POLITIK.PERDANANEWS.COM – JAKARTA – Data Peserta BPJS Kesehatan Diduga Bocor, Polisi Langsung Bertindak. Kembali masyarakat diresahkan dengan beredarnya kabar mengenai data peserta BPJS yang bocor ke pihak lain. Hal ini membuat pihak kepolisian langsung bertindak cepat dengan merespon kabar tersebut.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri langsung tancap gas melakukan penelusuran. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak BPJS Kesehatan.

Santer dikabarkan bahwa terdapat 279 juta data penduduk Indonesia diduga diperjualbelikan lewat forum online dan ini meresahkan.

Dirtipid Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi menyampaikan kepada awak media bahwa pihaknya akan mendalami petugas yang bertanggung jawab dalam mengoperasikan data penduduk di BPJS Kesehatan. pihak yang bertanggung jawab akan dipanggil dan diperiksa atau dikonfirmasi.

“Konfirmasi siapa yang mengoperasikan data,” tutur Slamet, Sabtu (22/5/21).

Slamet menyebutkan bahwa penelusuran akan dimulai dengan pemeriksaan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti pada hari Senin, 24 Mei 2021 nanti.

Data Peserta BPJS Kesehatan Diduga Bocor, Polisi Langsung Bertindak

Kasus dugaan bocornya data 279 juta rakyat Indonesia tersebut kini dalam tahap penyelidikan oleh pihak penyidik bareskrim polri.

“Lanjut (pemeriksaan) digital forensik,” kata Slamet.

Di tempat lain juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terkait dugaan kebocoran 279 juta data penduduk Indonesia yang diperjualbelikan dalam sebuah forum. Hasil investigasi menemukan adanya sampel data yang bocor dan kebocoran diduga kuat berasal dari BPJS Kesehatan.

Dedy melanjutkan, dari investigasi itu juga ditemukan bahwa data sampel yang ditemukan tidak berjumlah 1 juta seperti klaim penjual, namun berjumlah 100.002 data.

Data tersebut kata Dedy dijual oleh akun bernama Kotz di Raid Forums. Akun Kotz sendiri merupakan pembeli dan penjual data pribadi atau reseller. Tidak hanya dari Indonesia, Kotz disebut menjual dan membeli data pribadi di negara lain melalu forum tersebut.

“Kominfo menemukan bahwa sampel data diduga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan. Hal tersebut didasarkan pada data Noka (Nomor Kartu), Kode Kantor, Data Keluarga/Data Tanggungan, dan status Pembayaran yang identik dengan data BPJS Kesehatan,” kata Dedy. (sbr/pn)