Sensasi Anggota DPRD PAN Wakilkan Warganya Liburan ke Anyer

oleh -103 views
Dede Rohana Putra
Dede Rohana Putra anggota fraksi PAN liburan wakilin warga.barometernews.co.id

POLITIK.PERDANANEWS.COM – BANTEN – Sensasi Anggota DPRD PAN Wakilkan Warganya Liburan ke Anyer. Di tengah usaha pemerintah menekan penyebaran covid-19 dengan menutup berbagai tempat wisata sebab dikhawatirkan akan menjadi klaster baru penyebaran covid-19 ternodai dengan aksi salah seorang anggota dewan yang justru melakukan aksi kurang terpuji.

Hal itu terjadi di daerah Provinsi Banten. Meskipun destinasi wisata di banten telah ditutup melalui instruksi Gubernur, namun anggota dewan tersebut justru menviralkan potonya bersama keluarganya tengah berlibur di salah satu destinasi wisata di Banten.

Video anggota dewan yang ditenggarai dari provinsi Banten itu viral di jejaring media sosial dimana dirinya dan keluarganya tengah berlibur di Pantai Anyer, dengan mengatakan jika dirinya mewakili masyarakat untuk berlibur.

Usut punya usut, anggota dewan tersebut berasal dari fraksi PAN bernama Dede Rohana Putra. Dalam video tersebut Dede terlihat sedang berada di suasana kolam renang pinggir pantai Anyer.

“Buat masyarakat Banten enggak usah liburan ke pantai ya. Sudah saya wakili sebagai anggota DPR Provinsi Banten mewakili masyarakat untuk liburan. Kalau enggak diwakilin nanti ramai pantainya,” ujar Dede dalam video

Sensasi Anggota DPRD PAN Wakilkan Warganya Liburan ke Anyer

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat, Dede anggota fraksi PAN tersebut enggan berkomentar banyak, dirinya justru menyampaikan akan melakukan konferensi pers dalam waktu cepat untuk mengklirkan polemic liburannya tersebut.

“Siang Jam 14.00 WIB ada konferensi pers ya, sudah saya infokan ke teman-teman media. Kalau satu-satu banyak banget teman-teman media, enggak bisa saya jawab satu-satu,” ujarnya singkat, Senin (17/5/21).

Sebagaimana diketahui bahwa Gubernur Banten mengintruksikan agar seluruh destinasi wisata di Banten tutup mulai tanggal 15 Mei pada pukul 21.00WIB hingga tanggal 30 Mei. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya penularan virus covid19.

Dikhawatirkan jika tidak dilakukan penutupan akan terjadi seperti kasus sebelumnya. Dimana pada saat liburan lebaran sejumlah tempat wisata terjadi lonjakan pengunjung dan diabaikannya protokol kesehatan sehingga memicu pertumbuhan kasus terpapar covid-19 makin tak terbendung.

Juga diharapkan kesadaran masyarakat agar tetap menjaga protocol kesehatan, guna mencegah agar diri tidak terpapar covid-19. (sbr/pn)