KPK Agendakan Panggil Politisi Golkar AS Terkait Suap Penyidik KPK

oleh -41 views
Gedung KPK
KPK akan panngil politisi Golkar Azis Syamsudin.pikiran-rakyat.com

POLITIK.PERDANANEWS.COM – JAKARTA – KPK Agendakan Panggil Politisi Golkar AS Terkait Suap Penyidik KPK. Fahri Hamzah (FH) dalam satu acara talk show sebuat televise nasional pernah menyampaikan bahwa KPK  juga memiliki borok yang sewaktu-waktu bakal meledak ke publik.

Waktu itu FH tidak mengatakan bahwa di dalam penyidik KPK terjadi markus, namun seolah public kembali diingatkan bahwa pernyataan itu mengindikasikan adanya praktek setan di dalam institusi harapan masyarakat tersebut.

Bak disambar petir jagat public dikejutkan oleh praktek suap yang terjadi di institusi anti raswah tersebut di mana salah satu anggota penyididiknya Stepanus Robin Pattuju (SRP) terlibat dalam suap menyuap untuk mengatur penghentian kasus jual beli jabatan yang melibatkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang juga merupakan politisi Golkar.

Yang menarik dalam kasus tersebut adalah dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang juga sama-sama sebagai politisi Golkar. Atas indikasi tersebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Azis Syamsuddin untuk dilakukan pemeriksaan.

KPK Agendakan Panggil Politisi Golkar AS Terkait Suap Penyidik KPK

Hal itu disampaikan oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media pada Senin (26/4/21) di Jakarta.

“Terkait peran dari pihak-pihak yang diduga terlibat tentu akan di dalami lebih lanjut lebih dahulu pada proses penyidikan untuk kemudian disimpulkan. Pemeriksaan saksi-saksi akan segera dilakukan,” kata Ali.

Ali meminta agar Azis dapat kooperatif menjalani pemeriksaan. Mengingat dalam proses hukum tidak ada pihak mana pun yang punya imunitas tertentu, termasuk petinggi DPR RI.

“Yang kami panggil dalam pemeriksaan sebagai saksi tentu seluruh pihak-pihak yang diduga mengetahui rangkaian peristiwa perkara tersebut sehingga menjadi lebih terang dugaan perbuatan para tersangka dalam perkara ini,” beber Ali.

Ali juga menyampaikan pihak-pihak yang bakal dipanggil untuk dimintai keterangannya akan diinformasikan kemudian.

“Mengenai pihak yang akan kami panggil sebagai saksi akan kami informasikan lebih lanjut,”  kata Ali.

Sementara itu ketua KPK Firli Bahuri menyebut Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang meminta kepada penyidik KPK unsur Polri Stepanus Robin Pattuju (SRP) agar membantu mengurus perkara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang ditangani lembaga antirasuah.

Firli menyebut, permintaan itu disampaikan oleh Azis kepada Robin pada saat terjadinya pertemuan di rumah dinas Azis Syamsuddin pada Oktober 2020.

“Dalam pertemuan tersebut, AZ (Azis) memperkenalkan SRP dengan MS karena diduga MS memiliki permasalahan terkait penyelidikan di KPK agar tidak naik ke tahap penyidikan dan meminta agar SRP dapat membantu supaya permasalahan penyelidikan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPK,”  beber Firli dalam jumpa pers, Kamis (22/4/2021) malam.

Firli melanjutkan, usai pertemuan di rumah dinas Azis, kemudian Robin memperkenalkan Syahrial kepada pengacara Maskur Husein untuk membantu permasalahan Syahrial.

Setelah itu antara mereka bertiga terjadi kesepakatan adanya fee sebesar Rp 1,5 miliar agar Robin mau membantu kasus dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai tak diteruskan oleh KPK. Dari kesepakatan fee tersebut, Syahrial telah memberikan Rp 1,3 miliar baik secara cash maupun transfer. (sbr/pn)